Pake Pinjaman Online Buat Dana Darurat, Boleh Nggak Ya?

Adanya layanan pinjaman online cepat cair terbaru yang terus muncul setiap tahunnya, makin menambah banyak daftar fintech pinjaman online. Bukan cuma secara jumlah, namun juga dari sisi tipe atau jenis pinjaman yang ditawarkan. 

Ada fintech yang secara spesifik menawarkan layanan pinjaman tunai aja, ada juga yang menawarkan layanan kredit online all in one dalam satu aplikasi, seperti Kredivo. 

Artinya, dengan Kredivo, kita bukan cuma bisa pinjam uang online, tapi juga bisa menggunakannya untuk transaksi pay later atau cicilan tenor bunga rendah s.d 12 bulan di berbagai merchant rekanan Kredivo. 

Umumnya, orang mengenal fintech sebagai layanan pinjaman online. Seperti namanya, pinjaman online adalah pinjaman yang diajukan secara online lewat situs atau aplikasi untuk berbagai kebutuhan. Tidak ada batasan khusus untuk tujuan pengajuan pinjaman di fintech. 

Tapi, kalau pinjaman kita cukup spesifik seperti pinjaman modal usaha atau pinjaman pendidikan, maka kita bisa mencari fintech yang khusus menawarkan layanan tersebut agar bisa mendapat bunga dan limit pinjaman terbaik. Dibanding jika kita harus pakai jasa fintech yang pinjamannya umum. 

Tidak adanya aturan tertulis mengenai hal-hal apa saja yang boleh dan tidak boleh didanai dari pinjaman online, membuat banyak orang kadang tidak berpikir panjang ketika mengajukan pinjaman. Terutama jika untuk tujuan konsumtif seperti belanja atau liburan.  Yang mana dua kebutuhan ini seharusnya didanai dari uang yang produktif seperti profit usaha atau gaji. Akibatnya, kondisi keuangan jadi berantakan karena harus menanggung beban cicilan yang seharusnya tidak perlu diajukan. 

Lalu, kalo tujuan pinjaman online dilakukan untuk simpanan darurat, gimana ya kira-kira, boleh nggak?

Pada dasarnya pinjaman online yang digunakan untuk dana simpanan darurat tidak bisa dimasukkan ke kategori pinjaman konsumtif maupun produktif. Namun, jika pada akhirnya dana tersebut dipakai untuk membiayai kondisi mendesak, maka bisa dikatakan itu merupakan pinjaman konsumtif atau pinjaman yang tidak menghasilkan perputaran uang. 

Idealnya, dana darurat harus bersumber dari penghasilan bulanan dengan persentase paling tidak 10% dari total penghasilan. Ada masanya, meskipun sudah berupaya menyisihkan dana darurat tetapi tetap tidak cukup untuk membiayai sebuah kondisi darurat yang sudah terlanjur terjadi. 

Maka, harus gimana?

Dengan kondisi tersebut, mengajukan pinjaman online untuk menutupi kekurangan dana darurat bisa dilakukan namun sebaiknya dengan pertimbangan berikut ini: 

  1. Jumlah utang yang dimiliki masih ada di batas aman, belum mencapai 30% dari total penghasilan. 
  2. Akan lebih baik jika belum menikah atau belum punya anak sehingga tanggungan kebutuhan tidak terlalu banyak. 
  3. Jumlah uang yang dipinjam jumlah angsurannya tidak lebih dari 10% jumlah penghasilan per bulan. 
  4. Pilih pinjaman online yang bisa memberikan bunga paling rendah. 

Untuk poin nomor 4, bukan mustahil ditemukan, lho. Dari sekian banyak pilihan layanan pinjaman online, kalau kamu mau meluangkan waktu membandingkan, kamu akan menemukan layanan pinjaman yang limitnya besar dan bunganya pas di kantong. 


Salah satunya ada Kredivo yang memiliki tingkat suku bunga hanya 2,6% per bulan untuk pinjaman mulai Rp 500 ribu sampai dengan Rp 30 juta. Kamu bisa memilih tenor 30 hari, 3 bulan, dan maksimal 6 bulan dengan mengajukan pinjaman dana di Kredivo. 

Gimana cara mengajukan pinjaman dana darurat di Kredivo?

Yang pertama, kamu harus memastikan bahwa kamu sudah memenuhi tga syarat berikut ini: 

  1. Berusia 18 – 60 tahun.
  2. Memiliki pendapatan tetap per bulan Rp 3 juta. 
  3. Tinggal di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon, Balikpapan, Batam, Purwakarta, Padang, Pekanbaru, Manado, Samarinda, dan Kediri. 

Kemudian, unduh aplikasi Kredivo di Google Play Store atau App Store dan daftar akun Premium supaya kamu berpeluang mendapat limit lebih besar, maksimal sampai dengan Rp 30 juta. Isi form data diri, foto KTP, foto selfie, dan NPWP, lalu submit pendaftaran. Selesai daftar, aplikasimu akan diproses dan diberi notifikasi dalam 1 x 24 jam: di-approve atau ditolak. 

Jika di-approve, selamat! Artinya, kamu bisa langsung menggunakan Kredivo untuk mengajukan pinjaman. Caranya: 

  1. Masuk ke akun Kredivo-mu.
  2. Pilih fitur pinjaman tunai. 
  3. Pilih tenor pinjaman yang diinginkan: 30 hari, 3 bulan, atau 6 bulan. 
  4. Masukkan tujuan pinjaman. 
  5. Masukkan jumlah pinjaman yang ingin diajukan. 
  6. Masukkan nomor rekening atas nama pribadi
  7. Cek simulasi yang ditampilkan Kredivo. 
  8. Jika kamu setuju, maka lanjutkan prosesnya dengan mengeklik tombol “Request Loan” atau “Ajukan Pinjaman”. 
  9. Tunggu proses approval dari Tim Kredivo dalam 1 x 24 jam ke depan.

Jika pengajuan disetujui, uang pinjaman akan diproses untuk dicairkan ke rekening terdaftar. Jumlah pencairan pinjaman akan dikurangi biaya admin sebesar 6% dari total pinjaman. Misalnya, kalau kamu pinjam uang Rp 1 juta, maka kamu akan menerima sebesar Rp 940 ribu karena dipotong biaya admin sebesar Rp 60 ribu. 

Nah, apabila kondisi darurat sudah lewat, kamu bisa mulai mengatur kembali keuangan dan dana darurat. Jadi, sewaktu-waktu butuh, jumlahnya bisa cukup dan nggak perlu pinjam lagi

Ada dua tips jitu yang bisa dilakukan agar dana darurat bisa terkumpul

Yang pertama adalah “memaksa” diri sendiri untuk disiplin mengalokasikan uang ke dana darurat dengan cara membuat rekening autodebet. Yang kedua adalah dengan mengurangi jajan atau belanja yang tidak perlu, sehingga uangnya bisa dialokasikan lebih banyak untuk tabungan darurat. 

Gimana, bisa nggak ya kira-kira ngelakuin dua hal tersebut? 🙂

Mandatory Keyword: pinjaman online cepat cair terbaru

Mandatory Anchor: keyword, brand, blog

Leave a Comment